Penyakit Jantung Koroner

August 24th, 2013 by JantungSehat Leave a reply »
penyakit jantung koroner

gambar penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia dan 90 persen kematian mendadak di AS disebabkan karena penyakit jantung koroner. Jenis penyakit jantung ini juga menjadi penyebab 80 persen kematian jantung mendadak.

Arteri koroner adalah pembuluh darah di jantung yang berfungsi menyuplai makanan bagi sel-sel jantung. Penyakit jantung koroner adalah suatu keadaan penyumbatan pada pembuluh darah yang memberi makan otot jantung (pembuluh koroner) karena endapan lemak dan kolesterol, yang secara bertahap menumpuk di dinding arteri. Proses penumpukan itu disebut aterosklerosis, dan bisa terjadi di pembuluh arteri lainnya, tidak hanya pada arteri koroner.

Kurangnya pasokan darah karena penyempitan arteri koroner mengakibatkan nyeri dada yang disebut angina, yang biasanya terjadi saat beraktivitas fisik atau mengalami stress. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang mematikan. Serangan jantung tersebut dapat terjadi kapan saja, bahkan ketika Anda sedang beristirahat.

Penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan daya pompa jantung melemah sehingga darah tidak beredar sempurna ke seluruh tubuh (gagal jantung). Penderita gagal jantung akan sulit bernafas karena paru-parunya dipenuhi cairan, merasa sangat lelah, dan bengkak-bengkak di kaki dan persendian.

Penyebab penyakit jantung koroner adalah endapan lemak pada dinding arteri koroner, yang terdiri dari kolesterol dan zat buangan lainnya. Untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner, Anda harus menjaga kadar kolesterol dalam darah. Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang secara alamiah dihasilkan tubuh dan bermanfaat bagi pembentukan dinding sel dan hormon. Dua pertiga kolesterol diproduksi oleh hati (liver), sepertiga lainnya diperoleh langsung dari makanan. Kolesterol diedarkan dalam darah melalui molekul yang disebut lipoprotein. Ada dua jenis lipoprotein, yaitu low-density lipoprotein (LDL), and high-density lipoprotein (HDL).

LDL mengangkut kolesterol dari hati ke sel-sel tubuh. HDL berfungsi sebaliknya, mengangkut kelebihan kolesterol ke hati untuk diolah dan dibuang keluar. LDL yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan kolesterol pada dinding arteri sehingga disebut “kolesterol jahat”. Kadar LDL yang optimal adalah 100- 129 mg/dL. Kelebihan LDL menyebabkan HDL “kewalahan” membuang kolesterol yang berlebih. Total kolesterol yang dianjurkan (HDL + LDL) adalah di bawah 200 mg/dL (border line = 240).

Pencegahan penyakit jantung koroner bisa dilakukan dengan makan yang sehat yaitu memperbanyak buah dan sayur, yang banyak mengandung ANTIOKSIDAN sehingga dapat mencegah gangguan endotel penyebab penyakit jantung koroner.

Baca juga tentang ciri-ciri penyakit jantung.

Tags:

pengertian jantung koroner, macam-macam penyakit jantung, definisi jantung koroner, gambar jantung koroner, penyakit jantung koroner di indonesia, gambar penyakit jantung koroner, arteri koroner, arti jantung koroner, penyakit jantung di indonesia, pengertian koroner

Comments

comments

Advertisement

Leave a Reply